64 Warga Lapas Banceuy Terima KTP Elektronik

- 13 Maret 2023, 22:57 WIB
WALI Kota Bandung, Yana Mulyana berkunjung ke salah satu ruangan di Lapas Kelas IIA Banceuy, Kota Bandung, Senin, 13 Maret 2023.*/2023). Yana memberikan KTP elektronik kepada 64 warga binaan Lapas Kelas II A Banceuy.*
WALI Kota Bandung, Yana Mulyana berkunjung ke salah satu ruangan di Lapas Kelas IIA Banceuy, Kota Bandung, Senin, 13 Maret 2023.*/2023). Yana memberikan KTP elektronik kepada 64 warga binaan Lapas Kelas II A Banceuy.* /SATIRA YUDATAMA/KONTRIBUTOR "PR"

KORAN PR - Pemerintah Kota Bandung menyerahkan KTP elektro­nik kepada 64 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (La­pas) Kelas II A Banceuy. Penyerahan KTP elektronik dilaksanakan oleh Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Senin, 13 Maret 2023.

Yana mengatakan, pembe­rian hak administrasi kependudukan bagi warga binaan lapas merupakan bagian kewajiban Pemkot Bandung. Apalagi, tahun depan bakal ada penyelenggaraan pemilihan umum.

”Kami memberi­kan hak administrasi kependudukan bagi warga binaan lapas. Terlebih, pemilu me­merlukan data yang akurat,” ucap Yana, seusai pe­nyerah­an KTP elektronik secara simbolis, Senin, 13 Maret 2023.

Yana menyampaikan, warga binaan begitu membutuh­kan KTP elektronik. Mereka memerlukan KTP elektronik untuk keperluan administra­si remisi, asimilasi, rehabilitasi, juga saat kembali ke lingkungan masyarakat nanti.

Tertib administrasi kependudukan, kata Yana, juga ber­manfaat bagi warga binaan lapas untuk mengakses berbagai layanan dasar di Kota Bandung. ”Misalnya, pro­gram Universal Coverage (UHC). Warga yang me­me­gang KTP Kota Bandung ber­oleh pelayanan berobat gratis dengan program tersebut,” ucapnya.

Pendidikan juga kata Ya­na, termasuk layanan dasar yang memerlukan KTP elektronik. Bagi warga binaan lapas yang termasuk rawan melanjutkan pendidikan bisa melanjutkan pendidikan saat kembali ke masyarakat nanti, atau menyekolahkan anaknya secara gratis.

Perhatian

Sementara itu, Kepala Kan­tor Wilayah Kementeri­an Hukum dan HAM Jawa Ba­rat, R Andika Dwi Pra­setya menyampaikan ap­re­­siasi dan terima kasih kepada Wali Kota Bandung. Hal itu bentuk ke­pedulian terhadap hak dasar warga binaan.

 

Saat ini, kata Andika, terdapat 3.000 warga binaan memerlukan perhati­an akan haknya mengakses berbagai fasilitas kesehatan maupun pelayanan dasar lainnya. Dia berharap, kolaborasi dengan Pemkot Bandung terus ber­lanjut, ter­utama dalam hal pe­me­nuh­an hak administra­si kependudukan setiap warga ma­sya­rakat.

”Kami yakin Pemkot Bandung punya visi menyejah­terakan masyarakat. Bukan hanya dalam rangkan persi­apan pemilu, kami berharap, pemenuhan hak sebagai war­ga negara dengan memiliki identititas kependu­duk­an terus berlanjut,” tuturnya.

Kepala Lapas Kelas II A Banceuy Bandung, Heri Kusrita menambahkan, pihak­nya bersama Disdukcapil Ko­ta Bandung terus me­la­kukan perekaman KTP elektronik.

”Salah satu tujuannya, untuk menyusun daftar pemilih di lokasi khusus (lapas),” katanya.***

Editor: Eri Mulyani


Tags

Terkini