Pesan Kapolri ke PJU dan Kapolda: Kawal Kebijakan Presiden Hingga Jaga Kepercayaan Publik

- 31 Maret 2023, 19:11 WIB
KAPOLRI Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo
KAPOLRI Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo /Istimewa/

Lembaga survei Indikator Politik menyatakan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap Polri berada diangka 70,8 persen. Survei itu dilaksanakan pada 9-16 Februari 2023 dengan jumlah sampel sebanyak 1.220 orang.

"Alhamdulillah berkat kerja keras dari rekan-rekan semua, kemarin tingkat kepercayaan publik kita sudah kembali di angka 70,8 persen. Saya mohon untuk terus didorong dengan kerja rekan-rekan. Respon cepat terhadap apa yang menjadi keluhan masyarakat. Kualitas pelayanan terus kita tingkatkan. Sehingga kemudian birokrasinya juga bisa kita persingkat dengan kemajuan teknologi yang ada. Sehingga memudahkan dan mengurangi terjadinya potensi-potensi penyalahgunaan wewenang," ucap Sigit.

Terkait hal itu, Sigit mengungkapkan, seluruh anggota Polri harus dapat meningkatkan komunikasi publik yang baik. Sehingga, tidak terjadi sumbatan komunikasi kepada khalayak luas.

Demi semakin mewujudkan Polri yang Presisi, Sigit mengatakan, setiap personel Polri harus menguasai tiga kompentensi, yakni teknis, kepemimpinan dan etika. Dengan menanamkan hal itu akan terwujud sumber daya manusia (SDM) Polri yang unggul.

"Karenanya, itu semua tentunya harus kita jaga dengan baik. Sinergitas, kekompakan serta soliditas dalam menjaga apa yang menjadi tugas dan kewajiban yang harus kita laksanakan betul-betul, harus kita laksanakan dengan baik, dengan ikhlas. Sehingga semuanya bisa berjalan dengan sempurna sesuai apa yang kita harapkan," papar Sigit.

Disisi lain, Sigit menginstruksikan kepada jajaran kepolisian untuk mengamankan serta mengawal seluruh agenda tingkat nasional maupun internasional. Untuk di dalam negeri, dalam waktu dekat ini, Sigit menginstruksikan untuk mempersiapkan dan mengamankan seluruh kegiatan yang berlangsung di Bulan Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri.

"Dalam waktu dekat kita akan masuk kegiatan rutin tahunan Ramadhan dan mudik Lebaran. Yang tentunya aktivitas kegiatan masyarakat semakin meningkat. Apa yang menjadi masalah-masalah dilapangan tolong betul-betul diperhatikan," tutur eks Kabareskrim Polri itu.

Terkait arus mudik dan balik Lebaran, Sigit mengingatkan kepada jajarannya untuk mempersiapkan seluruh kesiapan dengan matang dan sejak dini. Mengingat, arus mudik pada tahun ini diperkirakan mencapai 123 juta orang, yang dimana angka itu jauh lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.

"Sehingga tentunya membutuhkan kerja ekstra. Tahun lalu diperkirakan akan terjadi kemacetan luar biasa. Alhamdulilah bisa kita atasi. Maka di tahun ini kita harapkan dengan adanya peningkatan volume yang ada, kita jauh-jauh hari sudah harus mempersiapkan diri. Sehingga masyarakat betul-betul bisa melaksanakan mudik dengan lancar, aman, dan selamat. Ini menjadi tugas dan pertaruhan kita," kata mantan Kapolda Banten itu.

Tak hanya itu, Sigit juga menekankan soal menjaga dan mengawasi ketersediaan serta fluktuasi harga bahan pokok penting di Bulan Ramadan. Mengingat, hal itu bisa berdampak pada roda perekonomian.

Halaman:

Editor: Mochammad Iqbal Maulud


Tags

Terkini