Santri Anak Jadi Korban Begal

- 30 Maret 2023, 01:32 WIB

KORAN PR - Seorang santri dikabarkan menjadi korban aksi begal HP di kawasan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Selain kehilangan HP, korban mengalami luka sabetan akibat benda tajam. Informasi adanya aksi begal terhadap bocah laki-laki ter­sebut viral di media sosial.

Disebutkan korbannya merupakan seorang santri laki-laki di Diniyah Takmiliyah (DT) Nurul Iman, Jalan Her­cules, Kompleks Melong Green, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

Hal itu terlihat dari unggahan yang beredar di media sosial. "Santri DT Nurul Iman Hercules menjadi korban pembegalan di gerbang Kompleks Melong Green Garden, arah menuju Avisena, tepatnya dibelokan Indomaret. Santri kami tadi berangkat dari rumah sekitar pukul 4.30 menuju Masjid Nurul Iman untuk Salat Subuh dan tadarus, tiba tiba didengkek leher kemudian diminta HP nya."

Dalam foto yang beredar, korban langsung mendapat penanganan medis. Terdapat luka di bagian tangan. Pakaiannya pun berlumuran darah.  

Sementara itu, Kepala Sekolah DT Nurul Iman, Neneng Susilawati membenarkan, seorang santrinya berinisial AH (11) jadi korban begal saat berangkat mengaji di DT Nurul Iman. Akibat kejadian tersebut, santri yang baru duduk di kelas V SD ter­sebut mengalami luka bacok pada bagian tangan dan harus kehilangan sebuah ponsel yang dirampas pelaku.

”Berdasarkan informasi dari orangtua, korban saat itu berangkat sendiri, biasanya diantar oleh orangtuanya. Karena kata anak itu dia berpikir enggak akan apa-apa, ternyata tadi pagi saya dapat info dia dibegal,” ujar­nya.

Secara terisah, Dede Sambas (45), juru parkir yang ada di dekat lokasi kejadian  membenarkan peristiwa tersebut. Juru parkir minimarket itu mengatakan, peristiwa pembegalan terjadi Selasa, 28 Maret 2023, pukul 4.30.

"Untuk kronologis jelas kejadiannya kurang tahu, memang ada kejadian pembegalan di sini. Korbannya anak santri yang mau ke masjid," ujarnya Rabu, 29 Maret 2023. 

Dede mengatakan, dari informasi yang diketahui, korban didekati oleh dua orang pelaku yang menggunakan sepeda motor berboncengan. "Korban lagi jalan, tiba-tiba dipepet sama dua orang naik motor. Katanya si anak luka juga kena benda tajam, HP-nya diambil," jelasnya.

Menurut Dede, saat kejadian kondisi jalan di gerbang masuk Kompleks Melong Green sedang sepi karena kondisi masih subuh. Dengan demikian, tidak ada saksi yang langsung menyaksikan kejadian pembegalan itu.
 
"Memang lagi sepi di sini karena masih subuh. Cuma, yang punya kios dengar ada yang minta tolong. Pas dicek keluar sudah nggak ada siapa-siapa. Mungkin si anak langsung pulang sambil luka-luka gitu," ungkapnya.
 
Sementara itu, ketika dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Cimahi AKP Hendra Solih Hidayat membenarkan peristiwa pembegalan tersebut. Saat ini kasus itu langsung ditangani Unit Reskrim Polsek Cimahi Selatan.
 
"Kami sudah terima laporan kejadian pembegalan terhadap seorang anak di kawasan Melong-Cimahi Selatan. Saat ini kasusnya ditangani Unit Reskrim Polsek Cimahi Selatan dibantu Satreskrim Polres Cimahi untuk pengungkapan kasus tersebut," jelasnya.*** 
 

Editor: Eri Mulyani


Tags

Terkini

x